Pemerintah Kabupaten Soppeng Gelar Koordinasi Dukungan Serap Gabah Petani MT Oktober–Maret 2025/2026
Media Infota, Soppeng, – Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Pertemuan Koordinasi Dukungan Serap Gabah Petani Panen Musim Tanam (MT) Oktober–Maret 2025/2026 di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Senin (16/3). Dipimpin langsung Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE, kegiatan ini bertujuan menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung Program Serap Gabah Petani (SERGAP), bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).
Dalam arahannya, Bupati Suwardi menyampaikan pertemuan digelar menjelang masa panen yang diperkirakan meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ia menekankan pentingnya koordinasi kuat mengingat situasi panen saat ini berbeda dengan sebelumnya, dengan perubahan yang akan dijelaskan lebih rinci oleh Bulog dan Dinas Pertanian. Program SERGAP sendiri bertujuan melindungi harga gabah petani agar tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) demi menjaga ketahanan pangan.
Bupati juga menyoroti peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya dalam menjaga sistem distribusi pangan agar tersalurkan dengan baik kepada masyarakat. Lettu Inf. Rusdi pun mengingatkan mitra agar tidak melakukan kecurangan dalam penimbangan gabah yang dapat merugikan petani.
Sementara itu, Kepala Bulog Soppeng Abd. Halim Sarro menyampaikan bahwa pertemuan juga diisi sesi diskusi untuk membahas kendala pelaksanaan SERGAP dan mencari solusi bersama tanpa saling melempar tanggung jawab. Bulog akan memperketat administrasi penyerapan gabah, salah satunya dengan mewajibkan verifikasi tanda tangan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) – tanpa tanda tangan tersebut, pembayaran tidak akan diproses. Hal ini dilakukan untuk memastikan gabah yang diserap memenuhi standar dan tidak dipanen sebelum waktunya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Kepala Dinas TPHPKP Kabupaten Soppeng, Pimpinan Cabang Bulog Soppeng, para camat, Ketua Perpadi, para Danramil, Katimker Penyuluh Pertanian, Koordinator BPP Kecamatan, para kepala desa dan lurah, penyuluh pertanian desa/kelurahan, mitra Bulog, serta ketua Gapoktan se-Kabupaten Soppeng.(**)

